Sun. Feb 23rd, 2020

Elkosongsiji Media

Welcome to Elkosongsijimedia

Jadi untuk ke depannya agar PSSI kabupaten Mojokerto memperhatikan tim sepakbola putrinya
Adi Wahyono (bawah), manajer Srikandi Mojopahit FC. Foto Wahyu Agus/Elkosongsiji

Elkosongsiji.com – Srikandi Mojopahit FC berhasil menorehkan prestasi dalam Piala Pertiwi 2019, pasalnya tim yang baru terbentuk April 2019 lalu mampu bersaing di tingkat Jawa Timur dan mampu menyabet juara ketiga.

Tentunya dengan hasil tersebut, Manajer Srikandi Mojopahit FC Adi Wahyono merasa bersyukur hingga bisa mendapatkan peringkat ketiga di Piala Pertiwi tersebut.

“Saya pribadi dan seluruh tim sangat luar biasa sekali. Belum berusia genap setahun mampu bersaing di tingkat Jawa Timur. Dan Alhamdulillah berada di posisi ketiga,” ungkapnya.

Masih kata Adi Wahyono, pihaknya berharap tim Srikandi Mojopahit FC berlanjut. Pihaknya sadar, tanpa adanya dukungan yang lain tidak bisa apa-apa. Jadi untuk ke depannya agar PSSI kabupaten Mojokerto memperhatikan tim sepakbola putrinya karena sudah menorehkan tinta emas di tingkat Asprov PSSI Jawa Timur.

“Lha yo mbok yoo kita ditengok, kita ini dibantu karena kita berangkat mulai April 2019, Srikandi Mojopahit FC berjalan sendirian,” tambahnya.

Berharap dengan kerendah hati dari official, karena Srikandi Mojopahit FC satu-satunya tim sepakbola putri di Kabupaten Mojokerto, pihaknya juga mohon dukungan dari pihak PSSI Kabupaten Mojokerto, tentunya di bidang dana.

Agenda terdekat Srikandi Mojopahit FC akan mengikuti Piala Menpora U17. Srikandi Mojopahit FC akan berusaha untuk mengikuti turnamen tersebut, karena pada tahun 2019 lalu Srikandi Mojopahit FC mampu menjuarai Piala Menpora tahun 2019 dan sebagai juara bertahan.

Adi Wahyono berharap, pihaknya meminta dukungan dari pihak PSSI Kabupaten Mojokerto, agar Srikandi Mojopahit FC dibantu biar bisa mengikuti Piala Menpora U17.

“Hanya ucapan terima kasih yang bisa saya sampaikan selalu wakil dari Srikandi Mojopahit FC. Terimakasih buat wali murid yang sudah hadir jauh-jauh dari Lamongan. Tentunya berterima kasih kepada yang mendukung yang ada di Mojokerto. Saya yakin yang di Mojokerto mendukung, cuma tidak ditunjukkan secara nyata.” Pungkasnya. [and]

Penulis Andi Yuniarto