Indonesia Dikalahkan Maroko Di Final

by admin
0 comment
Palembang – Indonesia kalah 1-2 dari Maroko dalam pertandingan babak final cabang sepakbola Islamic Solidarity Games di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Sumatera Selatan, Minggu (29/9/2013) malam WIB.

Indonesia sempat unggul lebih dulu. Gol tersebut tercipta di menit kesembilan melalui tendangan penalti Alfin Tuasalamony. 

Hadiah penalti diberikan wasit untuk tim “Merah Putih” setelah kiper Maroko, Benachour Badreddin, melabrak Bayu Gatra saat melakukan penetrasi di kotak penaltinya.

Maroko yang tertinggal 0-1 mencoba menekan. Menjelang pertengahan babak pertama, mereka membangun serangan dengan rapi. Namun, beberapa kali serangan mereka hanya sampai di tangan Kurnia Meiga.

Pada menit ke-30, Indonesia mengancam pertahanan Maroko ketika Rasyid Bakri mengawali serangan dengan mengirim umpan terobosan ke sisi kanan. Di sana Andik Vermansah berdiri tidak terkawal dan langsung melepaskan umpan silang. Sial bagi Andik, umpan silangnya yang mengarah tepat ke depan gawang Maroko masih bisa dihalau.

Lima menit berselang, Indonesia mendapatkan sepak pojok, tetapi hasilnya juga berujung nihil. Sepak pojok itu masih mengarah tepat ke tangkapan kiper Benachour Badreddin.

Tiga menit menjelang babak pertama habis, Maroko nyaris membobol gawang Indonesia.

Sebuah serangan yang dibangun dari sisi kiri dilanjutkan dengan sebuah umpan silang. El Ouardy Adnane kemudian mencoba menjangkaunya dengan kaki kiri. Namun, sontekan Adnane masih melenceng tipis di sebelah kanan Meiga.

Babak pertama kemudian berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk keunggulan Indonesia.

Di babak kedua, Maroko mengurung pertahanan Indonesia. Berkali-kali mereka melakukan tekanan, namun berkali-kali juga percobaan yang mereka lakukan gagal.

Peluang didapatkan El Karti Walid di menit ke-55. Dia melepaskan tendangan sedikit di luar boks penalti. Tendangannya kemudian membentur tiang sebelah kanan Meiga, lalu bola bergulir dan membentur tiang sebelah kiri Meiga. Peluang Maroko gagal lagi.

Setelah beberapa serangan, Maroko akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-72.

Sebuah umpan silang dari sisi kiri gagal dihalau dengan sempurna oleh pertahanan Indonesia. Bola kemudian jatuh di kaki El Hassouni Aymane, yang langsung melepaskan tendangan kaki kanan. Meiga tidak bereaksi karena pandangannya terhalang dan bola masuk ke sisi sebelah kanannya. 1-1.

Dua menit setelahnya, Andik mendapatkan peluang. Dia menusuk dari sisi kanan dan melepaskan sebuah tendangan kaki kiri ke arah tiang jauh. Namun, tendangannya masih membentur tiang gawang.

Maroko yang tertinggal di babak pertama akhirnya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-82. El Karti Walid, yang menerima umpan di depan kotak penalti, melakukan satu gerakan yang mengecoh bek Indonesia, dan langsung melepaskan tendangan kaki kanan keras. Meiga tidak mampu menghalaunya.

Pada menit ke-90, Alfin melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Tetapi, bola jauh melambung dari sasaran. Dari bangku cadangan, asisten pelatih Aji Santoso tidak menyembunyikan kekecewaannya.

Sampai injury time empat menit, Indonesia tidak bisa mencetak gol penyama kedudukan. Tim besutan Rahmad Darmawan itu pun akhirnya takluk.

Indonesia yang diwakilkan oleh tim U-23 hanya mendapatkan medali perak. Sementara Maroko, yang menurunkan tim U-20, berhak mendapatkan medali emas.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: