Junjung Tinggi Semangat Fair Play

by admin
0 comment
Suporter dan klub sepak bola ibarat sayur dan garam, tak bisa dipisahkan. Keduanya saling melengkapi, walau tak melulu sehati. Tak jarang, klub harus kena sanksi lantaran ulah brutal suporter. Sebaliknya, fans kecewa karena tim kebanggaan tak tampil dengan performa terbaik. Di kompetisi mana pun, kehadiran fans sangat ditunggu. Suporter adalah penyemangat, karena itulah mereka disebut sebagai “pemain ke-12”. Selama pertandingan, tak jemu berteriak, koor, menabuh tetabuhan, melambai-lambaikan syal dan atribut kesebelasan atau poster pemain idola. Tujuannya hanya satu: kemenangan.

Suporter tak hanya disorot soal tawuran, tapi juga fanatismenya yang salah kaprah. Menyalakan kembang api dan petasan secara berlebihan juga dianggap teror dalam bentuk lain. Mengenai ini, Indonesia beberapa kali ditegur oleh AFC dan FIFA baik dalam laga kompetisi maupun saat tim nasional menjamu lawan. Banyak pihak sudah meminta agar suporter tak anarkis. Akan tetapi, suporter masih saja terus berulah. “Sudah saatnya semua suporter bersatu dan memajukan sepak bola Indonesia,” kata Roy Suryo, Menteri Pemuda dan Olahraga, terkait tindakan anarkis para suporter.
Memang, tak semua suporter brutal. Sebagian lagi patuh terhadap aturan, bahkan rela merogoh kocek untuk membeli tiket. Suporter seperti bisa menerima kekalahan timnya dengan lapang dada dan tak sungkan memuji tim lawan. Paling kalau kesal, mendemo manajemen ramai-ramai, seperti yang dilakukan The Jak usai putaran pertama ISL 2012/2013. Hasilnya cukup signifikan, sejumlah pemain baru direkrut dan dua laga bisa diselesaikan dengan baik.

Karena ini era teknologi, hampir semua komunitas suporter punya akun twitter dan facebook. Lewat media inilah, suporter menyuarakan isi hatinya. Bukan hanya kepada manajemen, melalui media tersebut suporter juga bisa berinteraksi langsung dengan pemain. Kita berharap, ke depan, tak ada lagi suporter yang anarkis. Semoga.

gambar.1; Supporter Timnas Indonesia saat mendukung Timnas Bertanding Di SUGBK

Saat ini mungkin kondisi sepak bola di negeri ini lagi carut marut. Tapi cinta yang besar akan sepak bola Indonesia dan bisa berprestasi di level internasional, membuat penggila sepakbola Indonesia terus berusaha dan memperjuangkan serta mengembalikan sepakbola Indonesia agar lebih baik dalam segala hal. Supporter adalah sebuah kelompok yang ingin mendukung timnya masing-masing. Terkadang kita tidak menyadari akan sebuah pertandingan pasti ada menang dan kalah. kedewasaan kita sangan diperlukan dalam membangkitkan Tim yang didukung bukan malah merugikan atau bahkan bisa membunuh tim tersebut. Banyak cara untuk mendukung tim kita masing-masing, yaitu dengan kreativitas coreografi dll. [was/da]

vidio.1; Coreografi MP Loyalis 2001 X PSMP Mojokerto

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: