SEDIKIT CERITA MENGAWAL PSMP DALAM KEADAAN TERJATUH

by admin
0 comment
Blitar (http://elkosongsijimedia.blogspot.co.id/) – Lanjutan pertandingan ISC B 2016 antara PSBI Blitar Vs PSMP MOJOKERTO  (28/5) di Stadion Bhumi Penataran Kab. Blitar di menangkan tuan rumah dengan score 3-1 untuk PSBI. Babak pertama tuan rumah langsung menggempur pertahanan PSMP terus menerus. Dan di tengah pertandingan Babak pertama gol tuan rumah akhirya dapat disarangkan melalui titik pinalti. Pelanggaran yang menurut coach Redi itu seharusnya bukan hukuman, karena sama-sama merebut bola. Gol pertama menurunkan mental bertanding pemain PSMP. sehingga 2 gol tambahan dapat disarangkan tuan rumah. di Gol yang ke-3 sangat aneh, bahwa pemain Tuan rumah seharusnya offside, tapi wasit menganggapnya tidak offside. dibabak kedua PSMP Mojokerto mulai mengembalikan ritme permaina yanng sebenarnya. PSMP terus menyerang pertahanan tuan rumah yang terlena akan kemenangan. Akhirnya PSMP dapat menyarangkan 1 gol. Biar bagaimanapun perjuangan Punggawa laskar mojopahit patut diapresiasi.
Disaat tim PSMP kalah dan harus pulang tanpa poin, tak lantas membuat pendukung PSMP (dibaca. MP Loyalis 2001) terus menyanyikan dukungan semangat hingga peluit ditiup. Semangat juang Laskar Mojopahit diapresiasi dengan nyanyian semangat tanpa henti-hentinya. Bahkan sampai diantarkan ke Bus supporter PSMP terus menyanyikan yel-yel semangat dan dukungan. Didepan pintu VIP pemain keluar mereka masih teus bernyanyi. memberiskan suntikan semangat untuk terus Bermain Dengan Bangga. Sebagai bukti cinta kami kepada PSMP, walaupun hari itu tim Kami harus kalah. Apa boleh buat, kami tetap apresiasi atas perjuangan punggawa PSMP di lapangan hijau. Semoga PSMP segera bangkit dan berbenah untuk lebih baik lagi. Semangat Kami Untuk Laskar Mojopahit, Suara Lantang Kami Untuk Pejuang lapangan Hijau. Ujar salah satu kordinator Supporter PSMP kepada kami. [ds/was]


You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: