Perlu Adanya Komunikasi dari Setiap Pemain

by admin
0 comment
Indra Setiawan mencetak gol kedua PS Mojokerto Putra ke gawang Persegres Gresik United, di Stadion Gelora Gajahmada, Mojosari, Mojokerto, Sabtu (29/09).
Foto. Agata
Mojokerto, Elkosongsiji.com –  PS Mojokerto Putra mampu membungkam perlawanan Persegres Gresik United dengan skor 2-0 melalui gol Derry Rachman Noor menit 50 dan Indra Setiawan menit 77 di pekan 19 pada pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia tahun 2018, di Stadion Gelora Gajahmada, Mojosari, Mojokerto, Sabtu (29/09).
Sempat diwarnai diprotes pemain Persegres Gresik United saat terciptanya gol kedua PS Mojokerto Putra melalui Indra Setiawan pada menit 77, menurut Jamal semua keputusan wasit. Offside atau tidak yang tahu adalah wasit.
“Kita tidak tahu pasti kejadiannya, wasit yang tahu tapi hakim garis tidak mengangkat bendera,” ungkap Jamal.
Jika kerjasama tim dibangun mulai awal babak pertama, maka di babak pertama tadi bisa tercipta gol. Di babak pertama pertandingan agak sedikit monoton dan sedikit tercipta peluang.
Di babak pertama ada peluang, tapi para pemain PS Mojokerto Putra sedikit egois dan sangat berambisi untuk segera mencetak gol. Tapi serangan tersebut banyak terbaca oleh pemain Persegres Gresik United. Dan di babak kedua pelatih PS Mojokerto Putra berusaha merubah strategi permainan. Alhasil dua gol dapat diciptakan.
“Setiap pertandingan ada waktu untuk melakukan evaluasi atau perbaikan. Saat di kandang kita harus bisa sapu bersih,” tambah Jamal.
Sementara itu, kapten tim PS Mojokerto Putra Indra Setiawan mengucapkan syukur atas keberhasilannya dalam meraih tiga poin kandang lawan Persegres Gresik United. Kemenangan ini tentunya membuka jalan tim berjuluk the Lasmojo untuk melaju ke babak 8 besar meskipun diakuinya masih banyak kesalahan mendasar.
“Itu menjadi evaluasi pribadi saya. Pertandingan ke depannya harus lebih semangat untuk bisa menyapu bersih di  tiga laga sisa,” tambah Indra.
Dalam permaian bisa berjalan lambat dan cepat. Jika tidak ada komunikasi maka pemain depan akan stagnan. Sehingga saat latihan dan evaluasi mendatang, menurutnya pelatih lebih tahu.
Penulis Andi Yuniarto

You may also like

Leave a Comment

%d bloggers like this: