WOW LIGA 1!

by admin
0 comment

Aksi Coreografi dari MP Loyalis 2001, saat laga melawan Semen Padang FC (14/11) di Stadion Gajah Mada Mojosari. Foto. M.  Deni Afan

Mojokerto, Elkosongsiji.com – Kira-kira seperti apa ya jika sepak bola tanpa penonton atau suporter? Tentunya sangat sulit untuk dibayangkan jika keadaan itu benar terjadi. Ada ratusan bahkan jutaan suporter di dunia yang rela mengorbankan segalanya demi bisa menonton klub kesayangannya berlaga. Bahkan tidak sedikit yang menampilkan aksi-aksi menarik selama pertandingan.

Kehadiran suporter dalam sebuah pertandingan sepak bola memang diibaratkan seperti seni pertunjukan yang dapat memberi suntikan semangat. Fanatisme yang tinggi membuat suporter rela melakukan apa saja demi memberikan dukungan dengan klub kesayangan.

Koreografi tersebut yaitu dengan membentuk sebuah Mobil VW (Volkswagen, red) dan Piala Liga 2, tak lupa juga dengan beground coreografi kertas seperti jalan raya. Kombinasi warna yang dimiliki yaitu warna kebanggaan klub itu sendiri. Sungguh sebuah pertunjukan koreografi yang sangat menggugah semangat dengan adanya koreografi demikian pastinya akan memberikan dampak yang luar biasa bagi para pemain bukan?
Aksi Coreografi dari MP Loyalis 2001, saat laga melawan Semen Padang FC (14/11) di Stadion Gajah Mada Mojosari. Foto. M.  Deni Afan
Detail koreo tersebut yaitu sebuah karya koreo yang menampilkan sosok mobil legendary yaitu Volkswagen dengan nomor race 4 yang sedang berjalan menuju piala Liga 2 dengan tulisan â€œWow Liga 1â€�. Dan kemudian biasanya terdapat tulisan pesan dipagar tribun, tapi kali ini tidak. Hal ini karena untuk menambah penasaran banyak orang maksud dan tujuan.

Jika kita berfikir positif pasti bisa mencerna pesan yang disampaikan, akan tetapi bila kita tidak mampu menelaah pesan yang tersirat, maka arah tujuan pasti negatif thinking. Dewasa ini banyak media social yang memberitakan berita buruk tentang PS Mojokerto Putra. Melalui pesan coreo ini mari belajar bersama-sam untuk selalu positif thingking.

PS Mojokerto Putra adalah klub yang di remehkan di dua musim kompetisi 2017 s/d 2018 tetapi PS Mojokerto Putra lambat laut progress prestasinya naik dan makin naik (flash back musim lalu bisa berprestasi lolos 8 besar) sekarang lebih naik lagi prestasi PS Mojokerto Putra, Bisa naik ke fase 8 besar tahun kompetisi Liga 2 2018 dan pintu masuk ke 4 besar (semi final ataupun promosi ke Liga 1 masih terbuka lebar).

Koreo sebuah kendaraan Volkswagen buatan Jerman sebagai gambaran langkah prestasi PS Mojokerto Putra di kompetisi liga Indonesia, Prestasi PS Mojokerto Putra cukup konsisten dan berproses untuk bisa menjadi tim sepak bola yang patut di perhitungakan di kancah sepak bola Indonesia.

Mobil VW kuning dan bernomer race 4 menandakan PS Mojokerto Putra sudah melampaui target lolos 8 besar dan ada kesempatan menuju fase 4 besar di semi final.


Aksi Coreografi dari MP Loyalis 2001, saat laga melawan Semen Padang FC (14/11) di Stadion Gajah Mada Mojosari. Foto. M.  Deni Afan
Sedangkan gambar Piala liga 2 yang bertuliskan Wow Liga 1 artinya bagi publik Mojokerto lolos Liga 1 itu ibarat mimpi yang jadi kenyataan, dan dianggap Liga 1 itu WOW (Mewah, ekslusif, profesional, megah dan istilah istilah istimewah lainnya) Dalam bermimpi itu boleh boleh saja Realistis dalam memahami sebuah apa yang terjadi dan berusaha menerima konsekuwensinya adalah sikap komitmen dalam memperjuangkan cita cita.

Membuat coreografi bukan tentang seni gambar semata, ada sesuatu yang harus disampaikan untuk mimpi yang besar. Semua itu dilakukan sebagai doa baik untuk kejayaan tim selain chant-chant yang dinyanyikan. Musim 2018 perjalanan PS Mojokerto Putra sangat berliku, tidak adanya sponsor tunggal bukan berarti PS Mojokerto Putra tidak mampu berkompetisi dengan tim-tim lainya.

Jayalah PS Mojokerto Putra, Majulah Sepak Bola Indonesia dengan segala creativitas supporternya. [and/was]




Penulis : Kere’Active


You may also like

Leave a Comment

%d bloggers like this: