Bocah 8 Tahun Tenggelam Saat Buang Air di Jamban Apung

by admin
0 comment

Bocah 8 Tahun Tenggelam Saat Buang Air di Jamban Apung

JawaPos.com – Tingginya ketergantungan warga pinggiran sungai terhadap jamban apung berujung petaka. Seorang bocah sekolah dasar, Rajif, hilang ditelan Sungai Mentaya di Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kalimantan Tengah, Selasa (12/3). Bocah delapan tahun itu diduga tenggelam saat buang air besar.

Arvia Puspita Sari, 28, ibu korban, mengatakan, awalnya dia dan Rajif pergi ke lanting untuk buang air besar. Sari terlebih dulu masuk jamban. Setelah selesai, giliran Rajif masuk jamban tersebut.

“Saya kemudian meninggalkan anak saya dan menunggunya di rumah. Karena tak kunjung datang, saya bergegas ke TKP. Namun, anak saya sudah hilang,” kata Sari, dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Jumat (15/3).

Wanita itu hanya mendapati pakaian anaknya. Sari pun berteriak histeris. Dia menangis sehingga warga di sekitar TKP langsung berdatangan. Pencarian pun dilakukan terhadap bocah tersebut.

“Di TKP tidak ada percikan air sedikit pun jika anak saya dimangsa buaya,” ucapnya sembari menghapus air matanya.

Sampai kemarin, puluhan petugas dari Polair Polres Kotim, Basarnas, PMI Kotim, dan warga setempat, melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya bocah malang tersebut.

Pencarian dilakukan menggunakan perahu Basarnas Kotim. Selain itu, sejumlah alat tradisional dan satu alat kompresor juga dikerahkan untuk penyelaman. Namun, belum ada hasil.

“Sementara ini kami beserta pihak Basarnas Kabupaten Kotim dan pihak Polair belum juga menemukan keberadaan korban. Kendala kami di dalam air sangat gelap dan arus cukup deras, sehingga pencarian sangat sulit dilakukan,” kata Empel, warga setempat.

Editor           : Estu Suryowati

Reporter      : jpg

Published at Thu, 14 Mar 2019 22:30:59 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d bloggers like this: