Ancam Jokowi, TKN: Bahar Bin Smith Tak Mengerti Hukum

by admin
0 comment

Ancam Jokowi, TKN: Bahar Bin Smith Tak Mengerti Hukum

JawaPos.com – Terdakwa kasus penganiayaan terhadap dua remaja lelaki, Bahar bin Ali bin Smith mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena ketidakadilan hukum yang dia dapat. Hal ini dikatakan Bahar, usai menjalani sidang kasus yang melilitnya.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mempertanyakan kenapa harus mengancam Presiden Jokowi. Padahal tidak ada kaitannya antara kasus Bahar dengan kepala negara.

“Kesalahan yang dilakukan oleh dia dengan menyiksa anak-anak, kok yang disalahkan Pak Jokowi. Itu artinya bahwa Habib Bahar ini sudah tidak mengerti hukum, tapi kok sok pintar gitu,” ujar Ace saat dihubungi, Jumat (1563).

Menurut Ketua DPP Partai Golkar ini, Bahar sudah salah karena melakukan penganiayaan remaja di bawah umur. Sehingga pertanggung jawabkan saja perbuatannya. Jangan malah melebar mengancam Presiden Jokowi.

“Kalau salah ya salah. Hukum itu harus ditegakkan kepada siapapun. Apalagi sudah ada bukti yang sangat kuat. Itu kan perbuatan yang dzalim. Apapun bentuknya. Seperti tidak mengerti agama saja,” katanya.

Ace juga mengaku aneh kepada Bahar. Padahal dia notebenenya adalah seorang ulama. Namun dia malah mengajarkan dendam.

“Agama itu mengajarkan kasih sayang. Apalagi terhadap anak-anak. Kasih sayang terhadap anak-anak. Ini bukan diberikan kasih sayang malah disiksa. Itu bagaimana. Katanya penyanjung akal sehat,” pungkasnya.

Sebelumnya, ‎terdakwa kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur Bahar bin Smith menjalani sidang lanjutan pada hari ini, Kamis (14/3). Dalam persidangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak eksepsi atau nota keberatan dari penasihat hukum terdakwa Bahar bin Smith.

Usai persidangan, Bahar bin Smith. Ia mengancam Presiden Jokowi karena menilai ada ketidakadilan hukum yang dialaminya. Hal tersebut disampaikan Bahar sambil berjalan keluar ruang sidang yang dikawal ketat oleh kepolisian.

“Saya sampaikan kepada Jokowi, tunggu saya keluar. Ketidakadilan hukum, ketidakadilan hukum dari Jokowi, akan dia rasakan pedasnya,” tegas Bahar.

Bahar didakwa melakukan penganiayaan terhadap dua remaja lelaki. Dakwaan jaksa telah menguraikan detail aksi penganiayaan yang dilakukan Bahar.

Dalam dakwaan, Bahar dijerat pasal berlapis yakni Pasal 333 ayat 1 dan/atau Pasal 170 ayat 2 dan/atau Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 KUHP. Jaksa juga mendakwa Habib Bahar dengan Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.‎

Editor           : Kuswandi

Reporter      : Gunawan Wibisono

Published at Fri, 15 Mar 2019 03:47:33 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d bloggers like this: