Petani di Sumsel Tewas Tertembak, Pelaku: Saya Kira Babi

by admin
0 comment

Petani di Sumsel Tewas Tertembak, Pelaku: Saya Kira Babi

JawaPos.com – Dona, 29, warga Jalan Batu Tepe, Kelurahan Taman Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1, Kota Lubuklinggau, Sumsel, akhirnya ditangkap polisi. Tersangka penembakan tersebut sempat buron dua tahun.

Pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Rabu (20/3). Dona diketahui telah melakukan penembakan terhadap petani bernama Randi Wijaya, 17. Kejadiannya di kebun karet di Jalan Batu, Kelurahan Tanjung Raya.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono mengatakan, peristianya terjadi pada 28 Januari 2017 lalu. Saat itu, korban sedang berada di kebun karet. Sedangkan, pelaku yang hobi menembak tengah berburu  bersama rekannya yang saat ini masih buron.

Kemudian, pelaku melakukan penembakan. Namun, saat didekati ternyata yang ditembaknya manusia. “Pelaku ini mengira jika korban merupakan babi sehingga pelaku pun menembaknya,” katanya saat dihubungi, Jumat (22/3).

Setelah mengetahui jika yang ditembak merupakan manusia. Pelaku bersama rekannya pun berlari dan meninggalkan korban di dalam hutan. Hingga akhirnya diketahui oleh warga. Semula warga mengira jika korban tewas usai tertusuk di dalam jurang.

Namun, terjadi kejanggalan. Pasalnya, pelaku tidak pernah pulang kerumahnya usai kejadian tersebut hingga akhirnya dilakukan penyelidikan dan didapati bahwa korban tewas karena tertembak. Pelaku pun kemudian menjadi buronan.

“Selama menjadi buronan pelaku ini tinggal di rumah keluarganya,” terang Kapolres.

Pihaknya pun kemudian mendapatkan informasi, jika pelaku tengah pulang ke rumahnya dan anggota pun langsung bergerak. Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Pelaku pun mengakui perbuatan.

Meskipun begitu, pihaknya masih akan menyelidiki kasus tersebut dan mencari rekannya untuk memastikan keterlibatan mereka. Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP serta pasal berlapis yakni kepemilikan senjata api rakitan atau kecepek.

“Kami masih memeriksa pelaku dan akan mendalami lagi kasus ini,” singkatnya.

Editor           : Yusuf Asyari

Reporter      : Alwi Alim

Published at Fri, 22 Mar 2019 14:25:59 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: