Komplotan Rampok di Terminal Pulo Gadung Sudah Lukai 20 Penumpang

by admin
0 comment

Komplotan Rampok di Terminal Pulo Gadung Sudah Lukai 20 Penumpang

JawaPos.com – Dua dari sepuluh orang komplotan spesialis penodong penumpang di Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur diamankan jajaran Resmob 3 Polda Metro Jaya. Dalam aksinya, komplotan itu tak segan melukai korbannya jika tak memberikan handphone atau dompet yang diminta pelaku.

Kedua pelaku yang ditangkap itu masing-masing berinisial J, 22, dan HS, 34. J berperan menggiring korban usai turun dari bus ke tempat sepi. Sementara HS bertugas mengamankan barang korban setelah berhasil dirampasnya. Sedangkan, 8 orang lainnya masih dalam pencarian polisi dan status para tersangka itu dinyatakan sebagai DPO.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku itu sudah 20 kali melukai korbannya. Mereka selalu beraksi di Terminal Pulo Gadung. Masing-masing dari pelaku punya tugas dan peran agar modus kejahatannya berhasil.

“Selama beraksi, mereka melukai korbannya 20 kali. Korbannya adalah penumpang di Terminal Pulo Gadung, yang mau naik bus, turun dari bus, atau mau ke toilet,” ujar Argo saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Senin, (15/4).

Modus dari para pelaku ini mengincar korbannya terlebih dahulu. Ketika sudah mendapatkan sasaran, para pelaku langsung mendekati korban, ada pula pelaku lain yang mengawasi situasi, ada pula yang mengancam dengan senjata api, termasuk yang mengamankan barang.

Argo mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula salah seorang korban bernama Ismail, 34, melaporkan diri usai mengalami kejadian penodongan pasa Kamis, 28 Maret lalu sekitar pukul 18.45 WIB.

Dari laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan di Terminal Pulo Gadung untuk mencari para pelaku. Pada Rabu (10/4) kemarin, petugas berhasil melakukan penangkapan dua pelaku tersebut.

“Kedua pelaku itu mengancam korbannya dengan senjata api, sehingga korban saat itu merasa takut dan tidak berani meminta tolong. Dua orang tersangka ini sudah ditahan, dan delapan orang lain sedang kami kejar,” terang Argo.

Atas perbuatannya, kedua tersangka itu terancam dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana pencarian paling lama 9 tahun.

Published at Mon, 15 Apr 2019 12:11:32 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: