Fakta Minum Suplemen Untuk Tubuh Lebih Berotot Menurut Ahli Gizi

by admin
0 comment

Fakta Minum Suplemen Untuk Tubuh Lebih Berotot Menurut Ahli Gizi

JawaPos.com – Kaum adam menganggap akan lebih maco, keren, dan tangguh jika memiliki tubuh yang berbentuk sempurna. Tubuh berbentuk dengan otot yang menonjol membuat pria lebih percaya diri dan maskulin di hadapan kaum hawa.

Ketua Indonesia Support Nutritionist Association (ISNA) sekaligus ahli gizi dan penulis buku, dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, menjelaskan saat ini banyak pria mengonsumsi suplemen kebugaran agar tubuhnya lebih sempurna. Namun sebetulnya, lebih dari sekadar suplemen, gerak yang benar serta asupan zat gizi yang tepat adalah cara paling baik untuk mengubah komposisi tubuh.

“Untuk mendapat tubuh yang sempurna, lemak ditunkan, otot yang ditambah. Butuh dukungan gerak dan zat gizi seperti makanan dan minuman,” katanya baru-baru ini dalam peluncuran suplemen dan susu fitness Muscle First.

choky sitohang,
Para ahli dan artis Choky Sitohang berbicara soal kesehatan massa otot/dok panitia

Menurutnya, suplemen adalah produk untuk melengkapi makanan minuman yang dikonsumsi. Pola makan masyarakat saat ini, kata dr. Rita, masih jauh dari gizi seimbang.

“Ketika kita melakukan gerak tertentu yang membutuhkan zat gizi, makanan sehari-hari tak cukup lagi. Tak hanya mengandung lebih dari 1 zat gizi saja. Tapi memiliki nilai fungsi yang bisa bekerja lebih cepat dalam tubuh kita,” katanya.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih suplemen otot?

Tentukan goal atau tujuan membeli suplemen. Misalnya untuk membentuk otot, membuat otot lebih kuat, atau menaikan berat badan.

“Ini beda-beda suplemennya. Kenali zat gizi dalam produk tadi,” tegasnya.

Didominasi warna emas, kini kemasan Muscle First lebih baru dan kekinian. Suplemen ini diklaim aman dikonsumsi tubuh khususnya bagi siapa saja yang menginginkan bentuk tubuh yang diinginkan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Published at Tue, 16 Apr 2019 03:30:07 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: