Ombudsman Duga Petugas KPPS Bekerja Tak Pikirkan Risikonya

by admin
0 comment

Ombudsman Duga Petugas KPPS Bekerja Tak Pikirkan Risikonya

JawaPos.com – Ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia. Hal itu salah satu karena kelelahan yang dialami para petugas.

Komisioner ‎Ombudsman, Adrianus Meliala mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasilnya banyak petugas KPPS yang tidak memahami mengenai kondisi dirinya sendiri.

“Saya menduga kelihatannya hak dan kewajiban itu tidak terjadi, belum terjadi, khususnya di KPPS ini. Jadi saya kira yang dipikirkan KPPS, pemenuhan kerja saja tidak berpikir risikonya,” ujar Adrianus dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (18/5).

Misalnya menurut Adrianus, petugas KPPS tidak memahami apabila bekerja maksimal apa implikasi yang dapatnya. Sehingga mereka memaksakan kondisi badannya untuk menyelesaikan tugas-tugas dari hajatan serentak ini.

“Dia (KPPS) mungkin tahu haknya dia tahu enggak risikonya? Tahu enggak implikasinya?,” katanya.

Adrianus berujar, KPU seharusnya juga memberikan sosialisasi kepada petugas KPPS mengenai risiko yang didapatkan apabila bekerja kelewat batas.

“KPU harusnya kasih tahu kalau punya sakit ini akan muncul risiko seperti ini. Si pemberi kerja (KPU) tidak memberi penjelasan,” ungkapnya.

‎Adrianus mengatakan, pihaknya juga bakal meminta klarifikasi dari KPU mengenai banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia. Misalnya apa yang dilakukan KPU saat ada petugas KPPS yang gugur.

“Pada hari-hari jatuh korban, maka kita mau tahu apakah ada reaksi cepat dari KPU. Bentuknya reaksinya seperti apa,” pungkasnya.

Sekadar informasi, dari‎ data terakhir terdapat 11.239 petugas KPPS yang jatuh sakit. Sementara 527 jiwa meninggal dunia.

Banyaknya korban, terjadi karena petugas KPPS mengalami kelelahan. Sehingga penyakit-penyakit yang dideritanya kambuh. Seperti penyakit jantung dan hipertensi.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Published at Sat, 18 May 2019 07:45:50 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: