Usia 90 Tahun pun Tetap Mondok

by admin
0 comment

Usia 90 Tahun pun Tetap Mondok

JawaPos.com – Di usia yang sudah lebih dari 83 tahun, Sholihah masih tak mau berhenti belajar ilmu agama. Begitu pula dengan Sri Badiah. Ramadan jadi momentum yang tepat untuk mereka mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Sholihah dan Sri Badiah adalah 2 di antara 70 santri pondok Ramadan untuk lansia yang saat ini sedang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang. Sebulan penuh mereka meninggalkan tetek bengek kegiatan sehari-hari untuk fokus beribadah di pesantren yang berdiri sejak 1885 tersebut.

“Saya sudah pamit ke anak-anak. Saya bilang, ibu kan sudah memondokkan kalian semua, sekarang giliran ibu yang ingin kalian pondokkan,” ucap Sri Badiah. Dia menambahkan, meski dengan fasilitas seadanya, berada di pondok selama Ramadan membuat hatinya lebih tenang. Dia juga bisa fokus menjalankan ibadah-ibadah tambahan yang sulit dia lakukan di hari-hari biasa. “Minimal, salat jamaah saya belum pernah masbuk (terlambat, Red) selama Ramadan ini. Alhamdulillah,” ucap perempuan 59 tahun asal Trenggalek tersebut.

Pengajian untuk lansia di Darul Ulum sudah berlangsung lama. Hampir bersamaan dengan berdirinya pesantren tersebut. Mayoritas lansia yang datang adalah jamaah metode zikir Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah. Di luar bulan Ramadan, para jamaah tarekat itu memang biasa berkumpul di Pesantren Darul Ulum setiap Senin dan Kamis.

“Justru ini yang pertama. Sebelum ada sekolah-sekolah di Darul Ulum, orang tua-orang tua dulu yang datang ke pesantren ini untuk ikut pengajian,” ucap Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah KH A. Tamim Romly.

Kiai yang saat ini juga duduk sebagai sekretaris umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum tersebut menambahkan, amal ibadah yang dilakukan secara berjamaah diharapkan bisa membawa lebih banyak kebaikan. Kiai Tamim berharap, sepulang dari pesantren, para jamaah lansia juga bisa menyebarkan kebaikan tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.

Ahmad Khotibul Umam, pengurus Pondok Ramadan Lansia Darul Ulum, menjelaskan bahwa tidak ada batasan usia untuk masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan itu. Satu-satunya syarat yang diberikan panitia adalah membawa fotokopi KTP. “Buat mengetahui identitas pastinya saja,” ucap Umam.

Dia menambahkan, tahun ini usia para santri lansia bervariasi. Ada yang 50-an tahun, tapi tidak sedikit yang 90-an tahun. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Cirebon, Madura, dan daerah sekitar Jombang sendiri.

Published at Mon, 20 May 2019 13:17:06 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: