TKN 01 Ajak Kawal Jokowi-Ma’ruf, BPN 02 Masih Menolak

by admin
0 comment

TKN 01 Ajak Kawal Jokowi-Ma’ruf, BPN 02 Masih Menolak

JawaPos.com ‎- Pasangan Jokowi-Ma’ruf telah ditetapakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang pilpres 2019. Harapanya, rakyat bisa bersatu kembali dan ikut mengawal jalannya pemerintahan.

“Kami berharap rakyat kembali bersatu mengawal dan mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama 5 tahun ke depan,” ujar Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Ami, Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Selasa (21/5).

Menurut Ace, hasil penghitungan KPU ini tidak jauh berbeda sesuai dengan hasil hitung cepat dan rekapitulasi real count yang TKN miliki. Karena itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Insya Allah, pasangan Jokowi-Kyai Ma’ruf akan bekerja sungguh-sungguh memenuhi janji sesuai dengan nawacita jilid kedua,” katanya.

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tetap dengan sikap menolak hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh lembaga yang dipimpin oleh Arief Budiman ini.

“BPN kan jelas dari awal kita sudah menolak. Ya kan sudah jeas kita sudah melaporkan dan bukti-bukti dan cukup dijadian bukti pelanggaran terstruktur, sistematif dan masif,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dhimam Abror.

Sehingga sampai sejauh ini BPN konsisten menolak hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU. Karena BPN menilai Pilpres ini banyak dugaan kerurangan yang menguntungkan pasangan tertentu.

“Kita konsisten kita akan tolak, dan konsisten dengan sikap kita,” ungkapnya.

Dhimam menambahkan, sampai saat ini belum ada sikap resmi dari BPN bakal melaporkan ke Mahakamah Konstitusi (MK). BPN masih fokus terhadap hasil rekapitulasi KPU.

“Belum. Belum sampai ke situ (akan membawa gugatan ke MK). Karena kita baru mengetahui dari hasil,” pungkasnya.

Sekadar informasi dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (21/5) dini hari hasilnya pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf unggul dengan selisih sekitar 16,5 juta suara dari paslon Prabowo-Sandi.

Pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Maruf diketahui memperoleh suara sebesar 85 juta (55,41 persen) unggul di 21 provinsi dari rivalnya. Sedangkan paslon Prabowo-Sandi memperoleh 68 juta (44,59 persen) suara dan unggul hanya di 13 provinsi dari petahana.

Sebagaimana diketahui, paslon Jokowi-Ma’ruf unggul dari rivalnya di provinsi, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, Yogyakarta dan Kalimantan Timur.

Selain itu, petahana juga unggul di provinsi Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 02 hanya unggul di provinsi Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Riau.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Published at Tue, 21 May 2019 05:07:10 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: