Arah Politik Demokrat Ditentukan Usai 40 Harian Kepergian Bu Ani

by admin
0 comment

Arah Politik Demokrat Ditentukan Usai 40 Harian Kepergian Bu Ani

JawaPos.com – Partai Demokrat masih enggan membeberkan arah politik barunya setelah koalisi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dinyatakan bubar pada Jumat (28/6) lalu. Partai besutan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu belum mengetahui apakah bakal menjadi oposisi selama lima tahun ke depan, atau bergabung ke pemerintahan.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, saat ini pihaknya belum membicarakan apapun terkait nasib arah partai ke depannya. Hinca menyebut, akan menentukan nasib arah partai sampai dengan 10 Juli 2019, atau bertepatan setelah 40 hari kepergian Ani Yudhoyono.

“Partai Demokrat masih berduka sampai nanti tanggal 10 Juli. Setelah itu, kami akan sampaikan bagaimana sikap Partai Demokrat. Sekarang masih internal dulu,” kata Hinca saat menghadiri rapat pleno penetapan presiden dan wakil presiden terpilih di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6).

Dia mengatakan, persoalan arah politik itu nantinya akan dibahas melalui tingkatan majelis mahkamah partai bersama dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY. Setelah melalui rapat itu, baru akan diputuskan arah partai berlambang mercy tersebut.

“Nanti majelis tinggi partai yang akan menyampaikan keputusannya,” terangnya.

Ketika disinggung awak media soal kabar bahwa Putra Sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono ditawarkan jatah menteri, dia enggan berpolemik terlebih dahulu. Hinca bilang, presiden yang terpilih harus mau memperjuangkan 14 prioritas yang selama ini diperjuangkan oleh Demokrat.

“Kami senang jika presiden terpilih senang program itu,” tukasnya.

Sebagai informasi, sampai saat ini, hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah terang-terangan untuk menjadi oposisi untuk pemerintahan 5 tahun mendatang. Sedangkan Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) belum memberikan sikap tegas soal arah politik usai pilpres 2019.

Published at Sun, 30 Jun 2019 12:23:43 +0000

You may also like

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: