KOMPETISI SOERATIN U-15 PSSI ASKAB MOJOKERTO MEMASUKI BABAK 8 BESAR

by admin
0 comment
U15BIG8FIXTURE

Garpict Design Jadwal Babak 8 besar Kompetisi Soeratin U15 PSSI ASKAB Mojokerto 2019. Design By. Yyud/Elkosongsijicom

elkosongsiji.com – Babak 8 besar Kompetisi Soeratin U-15 PSSI ASKAB MOJOKERTO besok sabtu (5/10) akan memasuki babak 8 besar. Delapan tim sudah melakukan babak penyisihan selama dua hari (28-29 September 2019). Dari 14 peserta yang sudah terdaftar untuk emngikuti Kompetisi dibawah usia 15th ini.

Usai sukses menggelar Kompetisi Soerati dibawah usia 13 tahun, PSSI ASKAB Mojokerto menggelar yang usia 15 tahun. Kompetisi usia dini harus intens digelar, mengingat banyaknya SSB di Kab. Mojokerto. Sejak kepengurusan baru, pihak PSSI ASKAB Mojokerto menjalankan amanah dari ASPROV dan PSSI Pusat untuk program pembinaan usia dini atau SSB.

Melalui Sekretaris PSSI ASKAB Mojokerto menyatakan bahwa, “Kompetis usia dini memang menjadi agenda program kami kedepannya. Tidak menutup kemungkinan juga ada agenda untuk kompetisi Internal, tapi saat ini kami masih menjalankan program untuk kompetisi usia dini. Banyaknya agenda yang harus kami jalani, sehingga tidak bisa menjanlakn bersamaan”. Tutur Alfiyah Berliana Hanifa.

“Harapannya setiap tahun kompetisi usia dini U-13 dan U-15 bisa tetap di laksanakan serta dari kompetisi di level ASKAB tersebut bisa menciptakan bibit-bit pemain sepak bola berprestasi dan bisa mengikuti jejak kakaknya yang masuk skuad timnas Indonesia”. Tutup Alfiyah Berliana Hanifa melalui pesan singkat Whastapp.

Tidak ada yang instan untuk membentuk dan menjadikan pemain profesional. ASKAB PSSI Mojokerto berusaha mendukung program dari PSSI ASPROV Jatim dan PSSI Pusat. Kompetisi usia dini sangat bagus dan harus dijalankan secara konsisten jika ingin lahir pesepak bola berprestasi serta didukung semua pihak pasti akan menghasilakn prestasi bagi calon pemain tersebut.

Mulai dari orang tua pemain, official, pelatih dan lain-lain harus bersinergi membangun serta mendukung sepak bola profesional. Jika semua bisa saling mendukung, bukan tidak mungkin tercipta kompetisi yang sehat dan menghasilkan bakat-bakat terbaik nantinya dimasa depan.

Penulis : Andi Yuniarto

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: