Atlet Paralayang Ini Bermodal Pinjam Parasut

HomeElkosongsiji Media

Atlet Paralayang Ini Bermodal Pinjam Parasut

Tak ada kata menyerah dalam menggapai mimpi meski keterbatasan selalu membayangi. Kalimat tersebut setidaknya cukup menggambarkan perasaan Mukhamad

Trofeo Kedua Digulirkan
Rintis Dojo Judo Baru Saat Pandemi
Pasca Dibubarkan Polisi, Kompetisi SSB Dilanjutkan

Tak ada kata menyerah dalam menggapai mimpi meski keterbatasan selalu membayangi. Kalimat tersebut setidaknya cukup menggambarkan perasaan Mukhamad Nur Akbar, atlet paralayang Kabupaten Mojokerto. Sebagai salah satu atlet potensial di Porprov 2022, Ilung sapaan akrabnya terus berusaha maksimal dalam mengembangkan kualitas skill-nya.

Meski tak memiliki parasut sendiri, Ilung tekun dalam berlatih. Berbekal parasut pinjaman dari temannya, Ilung atlet paralayang ini, rutin menggelar latihan di spot baru paralayang yang terletak di Bukit Songkro Desa/Kecamatan Trawas. ’’Selama ini kami memang tidak punya alat sendiri. Semuanya pinjam dari teman di Malang,’’ tuturnya.

Pun demikian dengan empat atlet lainnya. Ternyata, juga mengalami keterbatasan yang sama. Sulitnya mendapat anggaran menjadi faktor utama minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki Pengkab FASI Mojokerto. Apalagi, biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi fasilitas dan alat di setiap kali latihan tidaklah sedikit.

Khusus harga satu unit untuk parasut standar, setidaknya butuh Rp 20 juta. Nominal itu belum termasuk harga alat dan akomodasi selama berlatih. ’’Selama ini kendala kami cuma di pendanaan. Harganya memang mahal, tapi secara kualitas, kompetensi anak-anak masih bisa diadu dengan atlet daerah lain,’’ tandas pria asli Desa Seduri, Kecamatan Mojosari ini.

Indra Setiawan : Perasaan Menjadi Top Skorer Sementara Di Liga 2 Tentunya Senang, Bahagia Tapi Perjalanan Masih Panjang

Ilung tercatat sebagai atlet di cabor aerosport sejak tahun 2010. Saat itu, ia mengikuti kejuaraan nasional paramotor di Jogjakarta dan berhasil keluar sebagai pertama. Lalu di tahun 2011, ia mencoba ikut seleksi nasional dan terpilih untuk mewakili Indonesia di Asian Beach game di China. Di kejuaraan tingkat Asia itu, Ilung sukses meraih medali perunggu.

Ilung terakhir kali juara saat turun di kejurnas tahun 2019 lalu. Dan berhasil meraih medali emas di nomor paramotor pria. ’’Saya ini berangkatnya dari hobi dan belajar secara otodidak di tahun 2006. Lalu coba-coba ikut kejuaraan dan selalu menjadi juara,’’ pungkasnya.