Bintang UFC dan Legenda MMA Dukung Khabib Kecam Macron

HomeBerita Olahraga Lainnya

Bintang UFC dan Legenda MMA Dukung Khabib Kecam Macron

Jakarta, Elkosongsiji Media - Respons keras Khabib Nurmagomedov terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron soal kebebasan berekspresi yang terkait deng

Thiago Silva diminta untuk segera melancarkan bahasa Inggris
Liverpool Terancam Jadi Korban Keempat West Ham
Begini Komentar Kapten Persib Bandung Prihal Penundaan Shopee Liga 1 2020
Jakarta, Elkosongsiji Media – Respons keras Khabib Nurmagomedov terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron soal kebebasan berekspresi yang terkait dengan karikatur Nabi Muhammad didukung petarung UFC dan legenda mixed martial arts (MMA).Dalam tiga hari terakhir, ada dua unggahan soal kontroversi karikatur Nabi Muhammad di Prancis dalam akun Instagram juara kelas ringan UFC itu. Pro kontra sikap Khabib tampak di kolom komentar.

Dari sekian banyak orang yang menanggapi unggahan Khabib terdapat dua petarung UFC yang memberi respons positif, Zabit Magomedsharipov dan Ramaazan Emeev. Magomedsharipov merupakan petarung peringkat ketiga di kelas bulu UFC.

Selain itu juga terdapat salah satu anggota keluarga Gracie, yang merupakan keluarga legendaris di ajang MMA, Renzo Gracie. Beberapa petarung dan pelaku olahraga MMA juga turut mendukung sikap Khabib mengenai komentar Macron.

Dua hari lalu Khabib menunggah foto cap tapak kaki di wajah Macron sembari menyertakan tulisan yanng menyinggung soal kebebasan berbicara telah menyinggung perasaan lebih dari 1,5 miliar umat muslim. Dalam unggahan yang sama Khabib juga menjelaskan sosok istimewa Nabi Muhammad SAW bagi pemeluk agama Islam.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Berselang sehari kemudian, Khabib kembali mengunggah tulisan soal kebebasan berpendapat di Instagram. Petarung berjuluk The Eagle itu menyebut semua pihak yang mendukung pembuatan karikatur Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berbicara telah menantang Allah sebagai penguasa dunia.

Macron tengah mendapat sorotan dan kritik dari banyak pihak setelah ia menyatakan tidak melarang Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad. Macron juga mengatakan Islam sebagai “agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia”. (nva)