HomePSMP Mojokertomp loyalis 2001

Tak Hanya Sekedar Sebagai Penonton, Mereka Juga Tak Segan-Segan Untuk Bernyanyi Memberikan Yel-Yel Dan Memberikan Dukungan Yang Total Pada Tim Kebanggaannya

Ditengah kerumunan supporter laki-laki tribun utara, para ladies Loyalis 2001 tidak merasa canggung ikut mengibarkan Giant Flag. Foto. AnggaMojokerto,

Bersepatu-lah Walau Bukan Strip Telu
SUPPORTER NYANDANG! Kebutuhan, Investasi atau Hanya Sebuah Trend?
Cinta dan Keyakinan untuk PS Mojokerto Putra
Ditengah kerumunan supporter laki-laki tribun utara, para ladies Loyalis 2001 tidak merasa canggung ikut mengibarkan Giant Flag. Foto. Angga
Mojokerto, elkosongsiji.com – Sepakbola memang menjadi olahraga yang paling digemari oleh masyarakat. Bahkan tak jarang suporter sepakbola berasal dari kaum hawa. Meski masih banyak didominasi oleh para lelaki. Tapi, kehadiran perempuan di stadion juga sudah semakin banyak terlihat. 
Tak hanya sekedar sebagai penonton, mereka juga  tak segan-segan untuk bernyanyi memberikan yel-yel dan memberikan dukungan yang total pada tim kebanggaannya. Bahkan, tak sedikit dari klub Indonesia yang saat ini sudah memiliki  kelompok suporter wanita.
Salah satu suporter wanita dari pendukung PS Mojokerto Putra, yakni Ladies Loyalis 2001. Mereka adalah salah satu bidadari tribun yang ada di Stadion Gelora Gajahmada Mojosari Mojokerto saat mendukung tim kesayangannya PS Mojokerto Putra bertanding.
Salah satu perwakilan dari Ladies Loyalis 2001, suporter PS Mojokerto Putra ini mengatakan bahwa kecintaan terhadap tim ini tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, karena kecintaan tidak dapat diukur.
“Kalau ditanya tentang seberapa besar cinta saya terhadap PS Mojokerto Putra, itu tidak dapat digambarkan berapa besarnya. Karena kecintaan terhadap tim kesayangannya itu tidak dapat diukur,” ungkap cewek yang akrab disapa Iim ini.
Para Ladies Loyalis 2001 ini sama sekali tidak merasa canggung, apalagi harus malu terhadap suporter laki-laki yang berbeda di stadion Gelora Gajahmada, Mojosari, Mojokerto. Bidadari tribun itu nampak tak kalah semangat dalam menunjukan totalitas dan cintanya kepada PS Mojokerto Putra meski banyak suka dan dukanya bagi para bidadari tribun.
“Sebagai seorang perempuan menjadi suporter sepakbola tentu saja memiliki suka dan dukanya. Kalau sukanya saling belajar menghargai, bisa membuktikan kalau perempuan itu bisa jadi supporter. Sedangkan dukanya perempuan masih banyak orang tua yang memandang sebelah mata dan masih banyak yang memandang rendah supporter perempuan,” pungkas Iim.
Penulis : Andi Y.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: